MAKNA NATAL

PESAN GEMBALA

12 DESEMBER 2010

EDISI156 TAHUN 3

 

MAKNA NATAL

Shallom…salam miracle

Jemaat Tuhan, hari-hari ini kita sudah mulai sibuk untuk merayakan Natal tahun ini, namun banyak diantara umat Kristen yang belum mengerti sebenarnya makna natal. Dalam Yesaya 9:5-6 mengatakan “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan: Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena Ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya…” Nabi Yesaya melihat suatu musim yang baru yaitu datangnya seorang Juruselamat, Mesias, Raja ke dalam dunia. Allah yang perkasa akan ada bersama umat-Nya.

Natal memiliki arti dan makna yang berbeda-beda satu dengan yang lain, tergantung perspektif masing-masing dalam memandangya. Bagi anak-anak, natal berarti mendapatkan banyak hadiah. Bagi anak muda, natal berarti pesta dan makan enak dan tukar kado. Bagi pegawai kantor, natal berarti ada THR dan bonus akhir tahun dan belanja. Bagi ibu-ibu, natal berarti masak-masak merapikan rumah. Bagi pengusaha, natal adalah omzet penjualan meningkat. Bagi pekerja gereja, natal adalah bertambahnya kesibukan kegiatan gerejawi.

Bagi saudara apa arti dan makna Natal?

Di dalam Lukas 1:30-32 dikatakan “Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan Seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah yang Mahatinggi.” Di ayat itu, Malaikat menunjukkan kepada Maria tujuan Allah dengan kelahiran Yesus, yaitu bahwa ANAK ALLAH ITU AKAN MENJADI BESAR DAN PERKASA. Lalu kata Malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa, Tuhan: hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud.”

Natal bukan sekedar perayaan setahun sekali. Natal adalah mengenai kepercayaan saudara kepada Allah yang perkasa. Saudara harus melihat Tuhan seperti nabi Yesaya melihat. Para nabi Perjanjian Lama dan Yohanes Pembaptis, juga Rasul Paulus meihat Dia yaitu sebagai ANAK ALLAH. Ketika malaikat menemui para gembala di padang penggembalaan, kemudian menyampaikan firman Allah (Lukas 2:15-17) SEGERA para gemabala pergi menemui Yusuf dan Maria. Selanjutnya memberitakan kelahiran Yesus Kristus. Ketika bertemu dengan Tuhan, maka kehidupan kita akan berubah, seperti yang dialami oleh para gembala, keadaan dan pengharapan berubah. Yang dialami oleh para gembala adalah mereka memiliki sukacita, damai sejahtera, dan memiliki suatu tujuan. Mereka tetap sebagai gembala, namun mereka menyadari bahwa tujuan hidup mereka adalah membagikan Firman Allah.

Lukas 2:43 “Sehabis hari-hari perayaan itu, ketika mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya.” Maria dan Yesus tidak mengetahui dimana Yesus berada karena mereka melakukan hal-hal rutnitas seperti yang biasa mereka lakukan. Demikian pula yang terjadi dengan kebanyakan orang Kristen. Ada yang melihat Tuhan Yesus, mereka diberkati dan dijamah Tuhan, tetapi ada juga yang melihat Tuhan tapi tidak melihat apa-apa. Mereka tidak mengalaminya karena kehilangan tujuan sehingga melakukan hal-hal sebagai rutinitas.

Tuhan mau kita bertindak atas firman-Nya. Tidak hanya ritual, rutinitas, dan sekedar program Gereja, tetapi percaya pada Dia bahwa Tuhan adalah Penyelamat, penyembuh, Raja, dan Tuhan semesta alam.”

Dua hal yang harus diperhatikan

APA YANG ANDA LIHAT

Apa dan bagaimana saudara melihat adalah sesuatu yang sangat penting. Adalah hal yang baik kalau kita sering membicarakan hal-hal yang baik seperti system yang baru, tahun ajaran baru bagi anak sekolah, pengalaman baru, kemenangan dalam pertandingan olahraga, dan lain sebagainya, hal ini sangat penting sebab bisa menggairahkan kehidupan kita. Apabila kita sering membicarakan perkara-perkara negatif, maka akan semakin menambah masalah yang sudah ada. Memang sering kita mendengar berita atau informasi yang negatif dari televisi, koran yang bisa membawa kemerosotan moral, keputusasaan, dan lainnya, namun akan lebih baik kita sering membicarakan sesuatu yang positif terutama bicarakan kebaikan dan kebesaran Tuhan.

APA YANG ALLAH LIHAT

Yesus datang ke bumi untuk membawa sesuatu yang baru, pengharapan baru, masa depan baru, dan musim yang baru. Apa yang Allah lihat hari ini? Mata Tuhan mencari tempat dimana Dia bisa menyatakan diri-Nya. Dia mencari kesempatan untuk menyatakan kasih karunia-Nya, memberikan kemurahan dan kebaikan-Nya.

SELAMAT NATAL 2010…

TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA.

AMIEN

Gembala Sidang,

Pdt. Ir. Joko Susanto, MA



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 447 pengikut lainnya.