Hidup Sehat

fruit-1Kesehatan tidak bisa dipisahkan dari kesuksesan. Jika kita memiliki kesehatan yang prima, kita pun bisa bekerja dengan penuh semangat, penuh vitalitas dan konsentrasi penuh. Namun jika kita sakit-sakitan, sedikit banyak tentu hal tersebut berpengaruh terhadap pekerjaan ataupun kesuksesan kita. Saat saya sakit, saya juga tidak bisa berbuat banyak. Bukankah demikian juga halnya dengan Anda? Menurut sebuah penelitian, seberapa bagus tingkat kesehatan kita akan ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaan kita. Itu sebabnya jika kita ingin memiliki kesehatan yang baik, kita harus mulai mengubah pola pikir, pola makan dan pola hidup kita. Itulah tiga hal yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan.

Satu, pola pikir. Apa yang kita pikirkan sangat berpengaruh terhadap kesehatan kita. Cara berpikir yang positif akan membuat tubuh kita jadi sehat, sebaliknya cara berpikir yang negatif akan membuat tubuh kita mengalami gangguan. Pikiran yang negatif akan membuat emosi kita menjadi terganggu dan keadaan emosi yang tidak stabil akan berdampak pada kesehatan tubuh kita.

Dua, pola makan. Dewasa ini orang sudah mulai sadar pentingnya pola makan. Orang sudah mulai menerapkan pola makan yang baik. Mereka sudah mulai memilih makanan yang sehat, seperti sayuran, buah, mengurangi makanan berlemak, zat makanan tambahan (pengawet, perasa, pemanis, dll). Mereka sadar bahwa dengan mengubah pola makan, maka kesehatannya akan terjaga.

Tiga, pola hidup. Pola hidup akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan kita. Jika pola hidup kita tidak sehat, seperti merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, kurang istirahat, terbiasa untuk begadang sampai tengah malam, maka kesehatan kita pasti akan terganggu. Seperti halnya mesin, jika kita merawat tubuh dengan baik dan teratur, maka pekerjaan yang kita hasilkan juga akan baik. Sebaliknya jika tubuh kita terlalu dipaksa terus menerus untuk kebiasaan buruk, maka tubuh kita juga cepat rusak.

Kebiasaan hidup akan mempengaruhi kesehatan. Kesehatan akan mempengaruhi kesuksesan.

Bacaan: Lukas 11:33-36
Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.– Amsal 11:17

Iklan

Harimau Jawa

Sabtu, 15 November 2008

Bacaan : Kejadian 6:13-22

6:13. Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.

 

6:14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam.

 

6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.

 

6:16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.

 

6:17 Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa.

 

6:18 Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.

 

6:19 Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina harus kaubawa.

 

6:20 Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari segala jenis binatang melata di muka bumi, dari semuanya itu harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara hidupnya.

 

6:21 Dan engkau, bawalah bagimu segala apa yang dapat dimakan; kumpulkanlah itu padamu untuk menjadi makanan bagimu dan bagi mereka.”

 

6:22. Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.

 

Harimau Jawa

MAM 03191Harimau Jawa adalah salah satu dari sekian spesies harimau yang pernah hidup di Pulau Jawa. Namun sayang, pada tahun 1980-an spesies ini dikabarkan telah punah. Para ahli lingkungan menduga kepunahan binatang ini disebabkan oleh aktivitas manusia yang terus mendesak habitat mereka. Kini, daftar binatang yang punah atau terancam punah semakin panjang. Di antaranya harimau Sumatra, badak Jawa, jalak Bali, orang utan, dan banyak lagi.

Hari ini kita membaca tentang bagaimana Allah marah kepada ciptaan-Nya dan bermaksud mengakhiri hidup segala makhluk (ayat 13); yakni dengan mendatangkan air bah (ayat 17). Walaupun demikian, di tengah maksud itu pun Allah ingat untuk melakukan penyelamatan: Dia memilih Nuh serta keluarganya untuk diselamatkan. Dia juga ingat untuk menyelamatkan binatang-binatang, masing-masing sepasang. Apa yang Dia sebut “sungguh amat baik” (Kejadian 1:31) terus ingin Dia lestarikan.

Sebagaimana yang Allah lakukan, demikian pula kita. Kita mesti sungguh-sungguh bertindak menyikapi krisis lingkungan hidup yang tengah terjadi, khususnya dalam hal kepunahan berbagai jenis makhluk hidup. Kita mesti turut menjaga kelestarian alam; antara lain dengan tidak merusak cagar alam, tidak memburu binatang-binatang langka, tidak membeli barang-barang-seperti obat-obatan, makanan, pakaian, dan sebagainya-yang terbuat dari bagian tubuh binatang langka, atau mendukung organisasi pelestarian lingkungan. Biarlah kita selalu berusaha mengembalikan asrinya alam yang sejak mulanya Allah ciptakan dengan “sungguh amat baik” -ALS