Bekerja Sama

Senin, 12 Januari 2009

Bacaan : 1Korintus 12:12-25

12:12. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

12:13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

12:14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.

12:15 Andaikata kaki berkata: “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

12:16 Dan andaikata telinga berkata: “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

12:17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?

12:18 Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.

12:19 Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?

12:20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.

12:21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.”

12:22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.

12:23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.

12:24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,

12:25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.

 

Bekerja Sama

cooperation

Rut dan Margaret sama-sama pernah menjadi pianis andal. Kini keduanya tinggal di pusat perawatan penderita stroke. Serangan jantung telah melumpuhkan bagian kanan tubuh Rut, sementara Margaret menderita kelumpuhan di bagian kiri tubuhnya. Melihat bakat kedua perempuan ini, kepala perawat mendapat ide cemerlang. Keduanya diajak bermain piano bersama. Rut bermain dengan tangan kiri dan Margaret dengan tangan kanan. Mulanya sulit, tetapi dengan latihan intensif, mereka berhasil. Keduanya mampu memainkan musik yang indah. Mereka pun menjadi sahabat akrab dan merasakan hidup jadi bermakna lagi.

Untuk melakukan perkara besar, setiap orang harus bekerja sama. Kita dirancang Tuhan bukan untuk hidup sendiri-sendiri. Kita diberi kekurangan supaya saling bergantung dan melengkapi. Itulah sebabnya Rasul Paulus menyebut gereja sebagai “tubuh Kristus”. Setiap orang adalah anggota tubuh Kristus yang unik; punya peran dan fungsi berbeda, tetapi tak satu pun dibuat komplit. Mereka mesti bekerja sama untuk membangun Kerajaan Allah. Dan, untuk mencapai kerjasama, ada dua sikap yang perlu dihindari. Pertama, sikap rendah diri. Merasa “aku tidak berguna” karena tidak masuk hitungan (ayat 15-17). Kedua, sikap mau hidup sendiri. Merasa “aku tidak membutuhkan engkau” lalu berjalan sendiri (ayat 21-22).

Apakah Anda bercita-cita menjadi orang hebat yang sukses karena hasil usaha sendiri? Menjadi orang hebat memang menyenangkan, tetapi menempatkan Anda dalam kesendirian. Lebih baik arahkan diri Anda menjadi orang yang mudah bekerja sama. Anda akan mengalami indahnya hidup! -JTI

JIKA SEORANG BUTA MENGGENDONG SEORANG LUMPUH

KEDUANYA BISA BERJALAN MAJU

Sumber : http://www.sabda.org

Iklan