TIDAK HORMAT

Jumat, 3 Juli 2009

Bacaan : Kisah 12:20-24

12:20. Herodes sangat marah terhadap orang Tirus dan Sidon. Atas persetujuan bersama mereka pergi menghadap dia. Mereka berhasil membujuk Blastus, pegawai istana raja, ke pihak mereka, lalu mereka memohonkan perdamaian, karena negeri mereka beroleh bahan makanan dari wilayah raja.

12:21 Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.

12:22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: “Ini suara allah dan bukan suara manusia!”

12:23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.

12:24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.

 

TIDAK HORMAT

Raja Herodes, dengan mengenakan pakaian kerajaan, berpidato di hadapan rakyat karena ia ingin mereka berpihak kepadanya. Ia senang mendengar sanjungan rakyatnya. “[Ini] suara dewa dan bukan suara manusia!” sorak rakyatnya (Kisah Para Rasul 12:22). Rasa takut dan hormat kepada satu-satunya Allah yang sejati seharusnya membuat Herodes menyanggah sanjungan itu, tetapi ia tidak melakukannya. Karena ia tidak bersedia “memberi hormat kepada Allah”, Herodes segera ditampar oleh malaikat Tuhan. Ia mengalami kematian yang mengerikan karena telah bersikap tidak hormat kepada Allah.

Di lain pihak, Paulus dan Barnabas sangat menghormati Allah, sehingga mereka panik ketika orang-orang memuja mereka (Kisah Para Rasul 14:14,15). Baca lebih lanjut

Iklan