MODAL SUKSES

 

Bacaan: Amsal 23:17-21

Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.– Amsal 23:18

Di mana kita memulai babak kehidupan dan bagaimana start kehidupan kita seringkali tidaklah penting. Apa yang telah dilakukan oleh orang tua atau leluhur kita bukanlah hal yang menjadi faktor penentu kesuksesan. Demikian juga kondisi fisik kita sama sekali tidak berpengaruh kepada keberhasilan yang ingin kita capai. Pikirkanlah kenyataan berikut ini :

Neil Rudenstein memiliki ayah seorang penjaga penjara dan memiliki ibu yang bekerja sebagai pelayan restoran, namun ia bisa menjadi rektor Universitas Harvard yang terkenal itu. Charlie Wedemeyer memiliki cacat tubuh yang serius, sehingga ia hanya mampu menggerakkan mulut dan mengedipkan matanya saja, tetapi dia mampu melatih tim footballnya hingga merebut juara. John Johnson adalah keturunan budak, anak orang miskin, pemalu, berkaki bengkok dan menjadi sasaran ejekan, namun kini ia menjadi salah seorang terkaya di Amerika. 75 % dari 300 pemimpin kelas dunia dibesarkan dalam kemiskinan, memiliki cacat fisik yang parah, mengalami perlakuan tidak semestinya pada masa kanak-kanak. Sedangkan 80 % milyarder di Amerika adalah milyarder generasi pertama, dengan kata lain kekayaan mereka bukan berasal dari warisan orang tua.

Yang paling menentukan kita menjadi orang sukses atau tidak adalah diri kita sendiri. Jika saja kita merasa pesimis menatap masa depan hanya karena kita dibesarkan dalam kemiskinan, memiliki cacat fisik, memiliki orang tua yang biasa atau karena kekurangan-kekurangan yang lain, biarlah tulisan ini menggugah semangat kita. Setiap orang bisa sukses, dan setiap orang berhak untuk sukses! Apalagi jika kita melihat janji Tuhan bagi kehidupan kita sebagai orang percaya. Tuhan ingin kita mencapai kesuksesan dan menikmatinya dalam segala kelimpahan. Janji Tuhan berlaku kepada setiap orang yang benar-benar percaya bahwa hidupnya bisa berubah dengan pertolongan Tuhan. Yang paling penting adalah iman dan keyakinan kita di dalam Tuhan. Percayalah bahwa hidup Anda bisa berubah, maka kehidupan Anda pasti berubah. You can if you think you can! Anda bisa jika Anda pikir Anda bisa!

Dimana Anda memulai tidak penting, yang penting adalah dimana posisi Anda saat ini.

Sumber : www.renungan-spirit.com

 

Iklan