IKLAN YANG MENIPU

Sabtu, 18 Juli 2009

Bacaan : Efesus 6:10-20

6:10. Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.

6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,

6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;

6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,

6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

 

6:19. juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil,

6:20 yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.

 

IKLAN YANG MENIPU

Ada humor tentang seseorang yang mati dan diizinkan memilih ke surga atau neraka. Ia memutuskan untuk melihat-lihat dulu. Di surga ia melihat suasana yang sangat tenang. Sayup-sayup terdengar musik gereja yang lembut. Di sana semua orang berdoa. Rupanya ia tidak tertarik suasana seperti itu. Maka, ia melihat neraka; di mana semua orang sedang minum-minum sambil ditemani banyak perempuan dengan baju yang erotis. Mereka tertawa dan berfoya-foya. Ia pun memilih ke neraka. Malaikat mengantarnya kepada Lucifer, yang segera mengangkat dan siap mencemplungkannya ke belanga besar yang panas. Cepat-cepat ia protes, “Bukannya tadi ada musik, wanita, bar, dan minuman? Mana semua itu?” Dengan santai Lucifer menjawab, “Oh, itu tadi hanya iklan!”

Inilah yang kerap dilakukan Iblis: “beriklan”. Iblis selalu hadir dengan iklan yang membuat kita terpikat. Ia menawarkan dosa sebagai sesuatu yang menyenangkan; membungkusnya seperti kado yang indah, sehingga tanpa sadar banyak orang terpikat olehnya. Iblis selalu menjanjikan kenikmatan luar biasa. Agar kita tidak jatuh dalam perangkap, Paulus menasihati kita untuk mengenakan seluruh perlengkapan senjata rohani yang telah Tuhan berikan (ayat 11).

Iblis takkan pernah berhenti berusaha menjerat kita. Sekali kita lengah dan tertarik pada kenikmatan yang ia tawarkan, ia pun mengejar dan membujuk kita untuk terus melakukannya. Ia akan tertawa setelah tipuannya mampu memperdaya dan memikat kita. Karena itu, “Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putusputusnya untuk semua orang kudus” (ayat 18) -PK

IBLIS SELALU MEMBUNGKUS DOSA DENGAN SANGAT MENARIK

JIKA TIDAK BERHATI-HATI, KITA BISA TERPIKAT OLEHNYA

Sumber : www.sabda.org

Iklan