JANGAN MENYERAH

Senin, 21 September 2009

Bacaan : Lukas 5:17-20

5:17. Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.

5:18 Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.

5:19 Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.

5:20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.”

 

JANGAN MENYERAH

Seluruh warga suku sangat khawatir karena hujan tidak juga turun. Mereka takut panennya akan gagal karena kekeringan. Akhirnya, kepala suku memanggil seluruh pawang hujan yang ada di daerah itu, mereka diminta untuk mengadakan tarian pemanggilan hujan. Ada sekitar sepuluh orang pawang yang mengikuti upacara itu. Hari pertama hujan belum juga turun. Bahkan sampai satu minggu belum juga terlihat tanda-tanda hujan akan turun. Setengah dari pawang hujan itu mulai menyerah. Warga juga mulai resah melihat hal itu.

Dua minggu berlalu, tinggal tersisa tiga orang pawang yang masih terus menari memanggil hujan. Namun, saat menginjak minggu ketiga, tinggal satu orang pawang saja yang masih tersisa. Warga menunggu dengan perasaan cemas. Setelah satu bulan, tiba-tiba hujan turun dengan deras; warga pun sangat gembira. Lalu kepala suku memanggil pawang itu untuk memberikan hadiah, sambil bertanya “Apa rahasianya, sehingga kamu berhasil memanggil hujan? Padahal teman-temanmu yang lain sudah menyerah.” Lalu pawang hujan itu berkata, “Rahasianya, saya tidak akan berhenti menari sampai hujan turun.”

Firman Tuhan hari ini berkisah tentang empat orang yang menggotong orang lumpuh kepada Yesus. Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah untuk mencapai tujuan. Mereka mengusung temannya; berusaha membawa temannya masuk; naik ke atap; lalu membongkar atap dan menurunkan orang itu. Hasilnya, Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu. Sebuah keuletan cepat atau lambat akan mendatangkan hasil. Saat kegagalan datang apakah kita akan menyerah? Bangkitlah dengan iman, dan berusahalah terus -GK

ORANG BERHASIL BANGKIT SATU KALI

LEBIH BANYAK DARIPADA KEGAGALANNYA

Sumber : www.sabda.org

Iklan