SENSOR ANAK

Jumat, 23 Juli 2010

Bacaan : Mazmur 119:33-40

119:33. Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.

119:34 Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.

119:35. Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya.

119:36 Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba.

119:37. Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan!

119:38. Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu, yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu.

119:39. Lalukanlah celaku yang menggetarkan aku, karena hukum-hukum-Mu adalah baik.

119:40. Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titah-Mu, hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu!


SENSOR ANAK

Sebagai bos perusahaan software terbesar di dunia, ternyata Bill Gates tidak membebaskan anak-anaknya menghabiskan waktu di depan komputer tanpa kenal batas. Gates dan istrinya, Melinda, sepakat membatasi putri mereka yang baru berusia sepuluh tahun, untuk bermain game komputer maksimal 45 menit setiap hari, dan enam puluh menit saja pada akhir pekan. Waktu lainnya di depan komputer semata adalah untuk mengerjakan tugas sekolah. Selain itu, dengan bantuan perangkat lunak khusus, Gates tetap mengawasi situs apa saja yang dijelajahi si anak via internet setiap hari.

Teknologi sangat cepat berubah. Dan anak-anak sekarang sangat mudah menerima dan menjadi akrab dengannya. Padahal, ia dapat menawan anak-anak kita sedemikian rupa, tanpa mudah kita kendalikan. Lalu bagaimana kita sebagai orangtua dapat “mengawalnya”? Satu hal yang penting ia miliki ialah kesukaan akan firman Allah (ayat 35). Agar firman itu menjadi standar kelakuannya, pilihannya, keputusannya. Firman itu akan memberinya hikmat. Firman itu akan mengajar dan memperingatkannya, ketika ia hendak terbujuk untuk berjalan menyimpang (ayat 36, 37). Firman itu menolongnya menyensor segala sesuatu yang hendak masuk ke dalam pikiran dan dirinya (ayat 9).

Sebagai orangtua, kita perlu mengajak anak menyukai firman Tuhan sejak dini. Salah satunya dengan meneladankan kesetiaan membaca Alkitab. Kita tak tahu seperti apa kemajuan teknologi yang kelak dihadapi anak-anak kita. Namun hikmat Allah melalui firman-Nya dapat selalu menjawab setiap pergumulan anak-anak kita, walaupun kita tak di sisi mereka –AW

ANAK TAK PERLU DIHINDARKAN DARI MAJUNYA TEKNOLOGI

IA HANYA PERLU PERISAI FIRMAN TUHAN YANG MELINDUNGI

Sumber : www.sabda.org

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: