KETENANGAN SEJATI

Kamis, 29 Juli 2010

Bacaan : Mazmur 62

62:1. Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Daud. (62-2) Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

62:2 (62-3) Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

62:3 (62-4) Berapa lamakah kamu hendak menyerbu seseorang, hendak meremukkan dia, hai kamu sekalian, seperti terhadap dinding yang miring, terhadap tembok yang hendak roboh?

62:4 (62-5) Mereka hanya bermaksud menghempaskan dia dari kedudukannya yang tinggi; mereka suka kepada dusta; dengan mulutnya mereka memberkati, tetapi dalam hatinya mereka mengutuki. Sela

62:5 (62-6) Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku.

62:6 (62-7) Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

62:7 (62-8) Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah.

62:8. (62-9) Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela

62:9 (62-10) Hanya angin saja orang-orang yang hina, suatu dusta saja orang-orang yang mulia. Pada neraca mereka naik ke atas, mereka sekalian lebih ringan dari pada angin.

62:10 (62-11) Janganlah percaya kepada pemerasan, janganlah menaruh harap yang sia-sia kepada perampasan; apabila harta makin bertambah, janganlah hatimu melekat padanya.

62:11 (62-12) Satu kali Allah berfirman, dua hal yang aku dengar: bahwa kuasa dari Allah asalnya,

62:12 (62-13) dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

KETENANGAN SEJATI

Film Love on Diet mengisahkan tentang seorang gadis yang mengalami patah hati. Karena tak tahan menanggung sakit hati, ia pun mencari pelarian. Caranya: dengan terus menerus makan. Akibatnya, tubuh yang tadinya ideal berubah drastis karena obesitas. Maka, sisa film itu kemudian membeberkan perjuangannya yang berat untuk mengembalikan berat tubuh idealnya.

Ketika orang tertekan, umumnya mereka mencari pelarian untuk mengatasinya. Mulai dari makan banyak, belanja gila-gilaan, menenggak minuman keras, merokok, mengisap narkoba, atau melakukan hal-hal negatif lain. Sayangnya, semua itu takkan pernah benar-benar mengatasi stres atau sakit hati. Sebaliknya, justru akan membawa pada masalah lain yang jauh lebih besar.

Mari kita meneladani Daud. Ketika musuh mengejarnya, ia berlindung kepada Tuhan. Ia tak berlari ke tempat yang salah, dan dari Tuhan ia mendapat pertolongan. Dalam hadirat Tuhan, ia menemukan ketenangan sejati. Kepercayaan kepada Allah (ayat 9), itulah yang membuat hati Daud tenang, sebab Daud mengenal siapa Allah yang ia sembah. Daud tahu hidupnya ada dalam perlindungan Allah Mahakuasa yang mengasihinya.

Hidup tidak akan pernah luput dari masalah. Ketika hati menjadi sesak, jangan lari pada yang lain. Curahkan isi hati kita kepada Allah saja, melalui doa dan pujian. Serahkan kekhawatiran dan beban kita kepada Allah. Jika ada sakit hati, mintalah Allah memampukan kita untuk mengampuni, sebagaimana Dia telah mengampuni kita. Mintalah kekuatan dan kedamaian dari Allah agar kita dapat terus melangkah menghadapi tantangan setiap hari –VT

DUNIA HANYA MENAWARKAN KETENANGAN YANG SEMU

HANYA DI DALAM KRISTUS ADA KETENANGAN YANG SEJATI

Sumber : www.sabda.org

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: