Doa Puasa Raya Hari Ke-29 Selasa, 23 Agustus 2011

Prinsip Abraham diberkati adalah :

Up flow, In flow, Flow in (still), Flow out

Abraham adalah orang yang berhasil.

Apa yang diterima dari Tuhan:

1. Abraham menerima Kemurahan Tuhan.

2. Abraham menerima Perjanjian dengan Tuhan.

3. Abraham menerima kesetiaan Tuhan.

4. Abraham menerima Kuasa Tuhan.

Iman Abraham – Iman yang Luar Biasa

Ibrani 11 : 8 – 19

Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

KUASA KESEMBUHAN & KEBENARAN

LUKAS 5 : 24

Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa

mengampuni dosa” — berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu–: “Kepadamu

Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke

rumahmu!”

Ada seorang lumpuh yang disembuhkan, tidak mempunyai pengharapan.

Kita lihat bagaimana Tuhan menyembuhkan. Titik dimana orang lumpuh ini

bisa disembuhkan. Dan Tuhan katakan “hai saudara dosamu telah diampuni”.

Lalu orang-orang yang berteologia tinggi berpikir bahwa Yesus menghujat

Allah. Tapi Tuhan Yesus mengerti pikirannya, dengan menanyakan: mana

yang lebih mudah mengatakan bangkit berjalan atau dosamu diampuni. Supaya mereka mengetahui bahwa Anak Manusia – Yesus juga berhak mengampuni dan berkata bangkit dan berjalan (bahkan untuk mengadakan penyembuhan

ilahi).

Pengampunan dosa sangat berkaitan dengan pemulihan kita. Dengan

berbagai kelakuan yang tidak sesuai kehendak Tuhan, maka sangat perlu kita

menerima pengampunan dosa dari Tuhan untuk juga menerima kesembuhan-kesembuhanNYA yang ajaib.

KEBENARAN I : Pengampunan DOSA !

Efesus 1 : 7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh

penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

Kebenaran pertama untuk menerima kesembuhan adalah pengampunan

dosa. Dosa seringkali melahirkan berbagai macam masalah dan sakit.

Walaupun banyak orang menyangkal ketika ia dalam keadaan sakit “merasa”

tidak berbuat dosa apapun. Tetapi sekarang kita mengerti bahwa betapa

pentingnya pengampunan dosa bagi kita semua, baik yang sehat atau dalam

keadaan sakit.

– Diampuni dosanya dan tidak lagi berbuat dosa (Yohanes 8 : 7 -11)

– Melangkah dengan iman : dosa diampuni + kesembuhan (Lukas 5:21- 25)

– Mengucap syukur akan kesembuhan yang dialami (Lukas 17:12-19)

KEBENARAN II : BAPTISAN !

MARKUS 1 : 4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun

dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan


Iklan

TEGURAN TENTANG KEKHAWATIRAN

Selasa, 23 Agustus 2011

Bacaan : Matius 6:25-34

6:25. “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?

6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

6:28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,

6:29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.

6:30 Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?

6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

TEGURAN TENTANG

KEKHAWATIRAN

Jangan kamu kuatir, burung di udara Dia pelihara … Jangan kamu kuatir, apa yang kau makan minum pakai … Jangan kamu kuatir, Bapa di surga memelihara”. Ini adalah lagu yang kerap kita nyanyikan di gereja. Nadanya enak, liriknya bagus dan menghibur hati. Ya, memang ayat mengenai ucapan Tuhan Yesus lebih sering kita pakai untuk memberi kekuatan dan penghiburan, khususnya tatkala kita sedang menghadapi kekhawatiran dalam hidup. Namun, pernahkah kita melihat ayat ini dari sisi yang lain, yakni sebagai sebuah teguran?

Di pertengahan perikop ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa segala apa yang hendak kita makan, minum, dan pakai, adalah hal-hal yang dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah (ayat 32). Artinya, kita yang mengenal Allah seharusnya tidak perlu mengedepankan hal-hal itu, karena kita memiliki Allah yang maha mengetahui segala kebutuhan kita. Jadi selain menghibur, sesungguhnya ayat ini juga menegur dengan keras. Menegur kita yang mengaku percaya kepada Allah, tetapi masih mengkhawatirkan hal-hal materi. Sebuah teguran agar kita tidak lagi memiliki hati seperti bangsa yang tidak mengenal Allah.

Kekhawatiran memang bisa menggeser fokus pandangan kita kepada Allah. Itu sebabnya Allah meminta kita mencari kerajaan-Nya terlebih dulu dalam segala hal (ayat 33). Bila Allah ada di tempat terbesar di hati kita, bila Allah menjadi yang terutama di hidup kita, maka kita akan memiliki pengharapan yang pasti. Percayailah Allah dengan sepenuh hati, maka atas segala yang kita perlu, Dia tidak pernah akan berdiam diri –RY

KEKHAWATIRAN BISA MENJADI TEMBOK PENGHALANG

YANG MENUTUPI PANDANGAN KITA KEPADA ALLAH

Dikutip : http://www.sabda.org