DARI TIRANUS KE SELURUH ASIA

Rabu, 2 Mei 2012

Bacaan : Kisah Para Rasul 19:1-12

19:1. Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.

19:2 Katanya kepada mereka: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus,┬áketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.”

19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka: “Dengan baptisan Yohanes.”

19:4 Kata Paulus: “Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.”

19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

19:7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.

19:8. Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.

19:9 Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus.

19:10 Hal ini dilakukannya dua tahun lamanya, sehingga semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani.

19:11 Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa,

19:12 bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.

DARI TIRANUS KE SELURUH ASIA

Di Indonesia, hanya sekitar dua persen penduduk yang bisa mengenyam perguruan tinggi. Meskipun jumlahnya sedikit, potensi pengaruh mereka sangat besar di berbagai bidang masyarakat.

Tahukah Anda bahwa Rasul Paulus pernah mendidik para “mahasiswa”? Tepatnya di kampus Tiranus, di kota Efesus. Dicatat bahwa pelayanan Paulus ini berdampak bagi semua penduduk Asia (ayat 10). Apakah ini catatan tentang apa yang sudah terjadi atau merupakan visi Paulus atas kampus Tiranus? Paulus tidak sekadar “pindah pelayanan” karena ditolak orang (ayat 9). Ia melihat potensi murid-muridnya untuk membawa pengaruh firman Tuhan kepada seluruh penduduk Asia. Sebab itu, ia menginvestasikan hidupnya selama dua tahun di sana (ayat 10).

Di balik sikap kritis bahkan sinis orang-orang terpelajar, ada kebutuhan batin yang membuat mereka mencari-cari kebenaran. Siapakah yang akan mengisi kehausan mereka akan makna?

Apakah agama dan kepercayaan lain, sekte-sekte berbahaya, sekularisme dan materialisme, atau Injil Kristus yang mengubah hidup? Memperingati Hari Pendidikan Nasional, mari mendoakan kaum intelektual di negeri kita. Mohon Tuhan menerangi pikiran mereka dengan kebenaran, agar orang-orang ini dapat memakai pengetahuan mereka untuk membawa pengenalan akan Tuhan ke seluruh penjuru negeri, bahkan sampai ke ujung bumi. –ELS

PELAJAR HARI INI. PEMIMPIN HARI DEPAN.

Dikutip : www.sabda.org

Iklan