RENOVASI TOTAL

Kamis, 11 Oktober 2012

Bacaan : Yohanes 3:1-8

3:1. Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.

3:2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”

3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

3:4 Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”

3:5 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”

 

RENOVASI TOTAL

“Kalau marah ia persis seperti saya, ” cerita sahabat saya tentang putranya. Cerita yang tentunya dialami tiap orangtua. Anak-anak tidak hanya mewarisi kemiripan secara bentuk fisik, tetapi juga sifat-sifat dan kecenderungan orangtuanya. Kalau saja boleh, mungkin para orangtua ingin membentuk anaknya dengan semua sifat yang baik saja, tetapi tentu saja itu tidak mudah

Kenyataan ini sedikit banyak menolong kita memahami pernyataan Tuhan Yesus tentang pentingnya kelahiran kembali (ayat 3). Jelas yang dimaksud Yesus bukanlah proses kelahiran jasmani yang diulang dua kali, karena hasilnya akan sama saja: manusia berdosa yang tidak dapat ambil bagian dalam Kerajaan Allah. Di sini Yesus sedang berbicara tentang pembentukan hidup yang sama sekali baru oleh karya Roh Kudus. Renovasi total yang tidak mungkin dilakukan manusia. Kelahiran pertama membentuk manusia secara jasmani (ayat 6). Ada kebutuhan untuk bertahan hidup, mengasihi dan dikasihi, dan sebagainya. Kelahiran kedua membentuk manusia secara rohani. Ada gairah akan hal-hal yang rohani, hasrat untuk mengenal Tuhan dan menyelaraskan hidup dengan kehendak-Nya

Hanya anugerah Roh Kudus yang memungkinkan kita menyadari ketidakberdayaan kita, memercayakan diri kepada Yesus sebagai Juruselamat, dan mengalami kelahiran kembali. Nikodemus, dengan segala pengetahuan rohaninya tidak dapat ambil bagian dalam Kerajaan Allah tanpa karya Roh Kudus ini. Demikian juga dengan kita, bukan? Status kristiani turun temurun atau keaktifan dalam kegiatan gerejawi bukan jaminan kita dilahirkan kembali. Sudahkah renovasi total oleh Roh Kudus kita alami? –HAN

HIDUP YANG DIBARUI TAK DAPAT DIHASILKAN SENDIRI,

HANYA ROH KUDUS YANG DAPAT MENJADIKAN KITA ANAK-ANAK ILAHI

Dikutip : www.sabda.org

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: