MENYELAMI PIKIRAN TUHAN

Senin, 15 Oktober 2012

Bacaan : 2 Petrus 1:16-21

1:16. Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.

1:17 Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

1:18 Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.

 

1:19. Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

 

MENYELAMI PIKIRAN TUHAN

Mungkin seperti saya, Anda pernah berharap bisa mendengar Tuhan menyatakan diri secara supernatural. Bukankah Tuhan telah berbicara secara langsung kepada Abraham, Musa, dan Paulus; mengutus malaikat untuk memberitahukan rencana-Nya pada Gideon dan Maria; memberi penglihatan khusus kepada Yakub serta Petrus? Namun, kenyataannya, Dia tidak menyatakan diri dengan cara demikian pada setiap orang. Lalu, bagaimana kita bisa menyelami pikiran Tuhan dan hidup sesuai kehendak-Nya? Nasihat yang tentu sering kita dengar: bacalah Alkitab! Benarkah Alkitab dapat mewakili pikiran-pikiran Tuhan?

Rasul Petrus tampaknya menghadapi pertanyaan serupa sehingga ia menegaskan bahwa Alkitab tidak dihasilkan oleh manusia (ayat 21). Alkitab dapat dipercaya karena ditulis oleh ilham Roh Kudus (ayat 19, 21). Atas dorongan Roh Kudus juga, para rasul termasuk dirinya, menyampaikan apa yang dinyatakan oleh Kristus sendiri, yang ternyata sesuai dengan nubuat para nabi (ayat 16-19, 21). Ada hal-hal yang belum dinyatakan Tuhan Yesus semasa di dunia karena ketidaksiapan para murid, namun Roh Kudus akan memberitahukan hal-hal itu kepada mereka pada saat yang tepat (lihat Yohanes 16:12-15)

Tanpa membatasi Tuhan yang dapat menyatakan diri dengan segala macam cara, satu hal yang pasti, Dia telah menyatakan Pribadi dan karya-Nya dalam Alkitab. Roh Kudus sendiri yang menuntun penulisan Alkitab dalam sejarah yang panjang dan memeliharanya hingga sekarang. Jika kita memang rindu menyelami pikiran-pikiran Tuhan, mengapa kita tidak bertekun mempelajari karya tulis Roh Kudus ini? –JOE

KARENA DITULIS OLEH ROH KEBENARAN,

KITA DAPAT MEMERCAYAI ALKITAB SEBAGAI FIRMAN TUHAN

Dikutip : www.sabda.org

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: