JANGAN TAKUT

Senin, 31 Desember 2012

Bacaan: Wahyu 1:9-20

1:9. Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.

1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,

1:11 katanya: “Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.”

1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.

1:13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.

1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.

1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,

1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat.”

JANGAN TAKUT

Menurut Anda, bagaimanakah sosok Allah itu? Sebagian orang mungkin membayangkan sosok seorang hakim yang siap menjatuhkan vonis. Salah satu teman saya pernah bermimpi buruk karena takut dibuang Allah ke neraka. Sebagian lagi mungkin membayangkan sosok yang simpatik dan bersuara lembut. Seperti gambar Yesus yang sering kita lihat. Tersenyum memangku anak-anak, berbelas kasih pada orang sakit. Mungkin Anda ingin memeluk-Nya begitu berjumpa.

Yohanes bisa memberitahu kita bagaimana rasanya bertemu Yesus sebagai Allah dalam kemuliaan-Nya. Jangankan memberi hormat atau memeluk. Tungkai kakinya mendadak lemas untuk menopang tubuhnya. Ia tersungkur seperti orang mati. Wajah Yesus bagai matahari, mata bagai nyala api, suara bagai desau air bah, tangan memegang bintang, dan mulut mengeluarkan pedang (ayat 14-16). Menggentarkan orang paling berani sekalipun! Namun, dengarlah apa kata-Nya: “Jangan takut!” Pernyataan tentang diri-Nya menjamin bahwa semua ada dalam kendali-Nya (ayat 17-18).

Jangan takut! Allah yang dahsyat itu tidak ingin kita merasa takut pada-Nya. Dia ingin kita berlari mendekat, bukan menjauh dari-Nya. Justru karena Dia dahsyat, Dia ingin kita memercayakan hidup kepada-Nya. Seseorang pernah menghitung bahwa ada 365 kali kata “jangan takut” diulangi dalam Alkitab. Jangan takut menghadapi tiap-tiap hari sepanjang tahun yang terbentang di depan! Jangan takut datang kepada Allah! Dia tahu apa yang terbaik bagi kita. Jika Anda memercayakan hidup pada Allah, apakah yang masih Anda takutkan? –ELS

JANGAN TAKUT!

 SEGALA SESUATU DALAM KENDALI ALLAH!

Dikutip : www.sabda.org

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: