KEPASTIAN HIDUP KEKAL

Senin, 6 Mei 2012

Bacaan   : 1 Yohanes 5:13-21
 

5:13 Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

 

5:14. Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

5:15 Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.

5:16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.

5:17 Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.

 

5:18. Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.

5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.

5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

KEPASTIAN HIDUP KEKAL

Apa yang akan terjadi pada manusia setelah mati? Sebagian orang percaya bahwa manusia akan mengalami reinkarnasi, atau dilahirkan kembali ke dalam dunia. Yang jahat selama hidup, akan dilahirkan kembali dalam status yang lebih rendah, bisa jadi sebagai binatang. Yang baik, akan dilahirkan kembali dalam status yang lebih tinggi.

Tampaknya ada beberapa pandangan tentang kehidupan sesudah mati pada abad pertama. Karenanya, surat Yohanes berulang kali menekankan tentang hidup yang kekal dalam Kristus. Itu berarti hidup bersama Tuhan di surga selama-lamanya (lihat Yoh 14:3; 1Tes 4:13-14). Namun, bagaimana manusia bisa beroleh hidup kekal? Orang sebaik apapun pasti pernah berbuat jahat, itu dosa, dan upahnya maut (ayat 17; Rm 6:23). Yohanes menjelaskan, bahwa Yesus Kristus akan melindungi tiap orang yang percaya, sehingga mereka dianggap “tidak berbuat dosa” (ayat 18). Pengikut Kristus bisa memiliki hidup kekal bukan karena sempurna dalam berbuat baik, namun karena anugerah Tuhan. Tanpa Kristus, manusia tetap dalam kondisi berdosa, itu yang mendatangkan maut.

Kebenaran ini memberi kita kelegaan dan kepastian mengenai hidup sesudah mati. Masa depan kekal kita terjamin bersama Tuhan selama-lamanya. Di hari Waisak ini, mari berdoa bagi banyak orang yang belum memiliki kepastian indah ini. Mohon Tuhan meno- long agar mereka juga mengenal Yang Benar, dan mendapat karunia hidup yang kekal di dalam Yesus Kristus. –ELS

MASA DEPAN: MEMULIAKAN DAN MENIKMATI DIA SELAMANYA. PASTI.

Dikutip : www.sabda.org

 

Jadilah berkat dengan mendukung Pembangunan Gereja Bethany God The Miracle

(Jalan Slamet Riady Rt.26 No.119, Tarakan)

Rekening Bank BPD, No. 0052248302 a.n. Gereja Bethany GTM Tarakan

Rekening Bank Mandiri, No. 148-00-8080878-8 a.n Gereja Bethany Indonesia God The Miracle

Terima kasih. Tuhan Yesus Kristus memberkati.

Iklan

GUNUNG BATU KELUPUTAN

Sabtu, 4 Mei 2013

Bacaan   : 1 Samuel 23:14-28
23:14. Setelah itu Daud tinggal di gua-gua pegunungan di padang gurun Zif. Ia selalu dikejar-kejar oleh Saul, tetapi TUHAN tidak menyerahkannya kepada raja itu.

23:15 Meskipun demikian Daud takut juga, karena Saul berniat hendak membunuhnya. Pada suatu waktu Daud ada di Hores, di padang gurun Zif.

23:16 Yonatan pergi menemuinya ke situ untuk menguatkan kepercayaannya bahwa ia akan dilindungi Allah.

23:17 Kata Yonatan kepadanya, “Jangan takut, engkau tidak akan jatuh ke tangan ayahku. Beliau tahu benar bahwa engkaulah yang akan menjadi raja Israel dan bahwa aku akan mendapat kedudukan di bawahmu.”

23:18 Kemudian Daud dan Yonatan mengikat perjanjian persahabatan di hadapan TUHAN. Sesudah itu Yonatan pulang ke rumahnya, sedangkan Daud tetap tinggal di Hores.

 

23:19. Kemudian beberapa orang dari Zif menghadap Saul di Gibea dan berkata, “Daud bersembunyi di daerah kami dalam gua-gua dekat Hores, di atas Bukit Hakhila sebelah selatan padang gurun Yehuda.

23:20 Kami tahu, bahwa Baginda ingin sekali menangkap dia; sebab itu, datanglah ke daerah kami. Kami menjamin bahwa Baginda pasti dapat menyergapnya.”

23:21 Saul menjawab, “Semoga kamu diberkati TUHAN karena berbuat baik kepadaku!

23:22 Pergilah dan pastikan lagi; periksalah dengan sungguh-sungguh di mana Daud berada dan siapa yang telah melihatnya di sana. Aku mendengar bahwa ia sangat cerdik.

23:23 Jadi periksalah dengan teliti gua-gua yang pernah menjadi tempat persembunyiannya, dan kembalilah ke mari untuk melaporkan kepadaku. Lalu aku akan pergi bersama-sama dengan kamu, dan jika ia masih ada di wilayah itu, pasti akan kucari, walaupun harus kuobrak-abrik seluruh Yehuda!”

23:24 Maka berangkatlah orang-orang itu kembali ke Zif mendahului Saul. Pada waktu itu Daud dan anak buahnya ada di padang gurun Maon, di lembah yang sunyi di daerah selatan padang gurun Yehuda.

23:25 Saul dan tentaranya datang hendak mencari Daud, tetapi orang memberitahukan hal itu kepada Daud, sehingga ia pergi ke gunung batu di padang gurun Maon dan tinggal di situ. Setelah Saul mengetahui hal itu, ia segera mengejar Daud.

23:26 Saul dan tentaranya berjalan di pinggir gunung sebelah sini sedangkan Daud dan anak buahnya di pinggir sebelah sana. Daud cepat-cepat meloloskan diri dari Saul yang sudah mulai mengepung hendak menangkap mereka.

23:27 Tetapi tiba-tiba datanglah seorang utusan menghadap Saul dan berkata, “Hendaknya Baginda segera kembali! Orang Filistin telah menyerbu negeri kita!”

23:28 Lalu Saul menghentikan pengejaran terhadap Daud, dan pergi untuk berperang melawan orang Filistin. Itulah sebabnya tempat itu disebut Gunung Pemisahan.

 

GUNUNG BATU KELUPUTAN

Siang saat kerusuhan Mei 1998 meletus, saya takut pulang sehingga mengungsi ke kantor di Ciawi, 70 km dari rumah. Semalaman saya tidak bisa tidur karena selalu berkomunikasi dengan istri di rumah. Pagi-pagi buta, hari masih gelap, saya memberanikan diri pulang ke rumah diantar sopir. Perjalanan yang mencekam karena mobil saya sendirian meluncur di tol Jagorawi. Saya hanya bisa berserah pada perlindungan Tuhan.

Pengalaman Daud lebih menggetarkan. Tentu tidak mudah bagi Daud menjadi buronan sambil tetap meyakini bahwa kasih dan pemeliharaan Tuhan tidak berubah. Tuhan meneguhkan hal itu lewat dua hal. Pertama, melalui Yonatan, putra Saul, sahabat sejati yang rela menempuh bahaya untuk mengingatkan Daud akan penyertaan Tuhan. Kedua, melalui keluputan yang Tuhan berikan kepada Daud dengan cara yang ajaib. Pada saat Daud dikepung oleh pasukan Saul, orang Filistin menyerbu Israel sehingga Saul menunda penangkapan Daud. Itulah sebabnya orang menyebut tempat itu: Gunung Batu Keluputan. Ya, Tuhan tidak bermaksud menyerahkan Daud ke tangan Saul. (ay. 14).

Tuhan memang tidak pernah lalai memelihara umat-Nya. Dalam setiap masalah yang dihadapi, akan selalu ada jalan keluar. Ingatlah bahwa Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib. Jangan undur bila kita dihadang kesulitan dan tekanan di dalam pelayanan. Bila kita yakin bahwa yang kita kerjakan adalah kehendak Tuhan, pasti Tuhan campur tangan, entah lewat sahabat atau lewat karya-Nya yang melampaui segala akal. –ENO

KITA DAPAT MELANGKAH MANTAP MENUJU MASA DEPAN
KARENA BERPEGANG TEGUH PADA PEMELIHARAAN TUHAN.

 

Dikutip : www.sabda.org

Jadilah berkat dengan mendukung Pembangunan Gereja Bethany God The Miracle

(Jalan Slamet Riady Rt.26 No.119, Tarakan)

Rekening Bank BPD, No. 0052248302 a.n. Gereja Bethany GTM Tarakan

Rekening Bank Mandiri, No. 148-00-8080878-8 a.n Gereja Bethany Indonesia God The Miracle

Terima kasih. Tuhan Yesus Kristus memberkati.