MIRACLE OF FAITH, HOPE AND LOVE

Shalom salam miracle

Dalam 1 Korintus 13:13 dinyatakan “Demikianlah tinggal ketiga hal ini,yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih.

GEREJA adalah tempat pertemuan antara saudara dengan Tuhan. Pertemuan demikian selalu diikat oleh iman. Namun demikian, orang Kristen jangan berhenti sampai pada iman saja. Harus ditingkatkan ke pengharapan kepada Tuhan. Sebab pengharapan itu tidak mungkin sia-sia, karena diteguhkan oleh janji-Nya (convenant). Kemudian dari pengharapan harus meningkat ke kasih. Kita bisa mengasihi Tuhan, karena Tuhan terlebih dahulu mengasihi kita. Terbukti Dia mati bagi kita di kayu salib. Jadi, persekutuan kita itu diikat oleh iman, pengharapan dan kasih, sebagaimana tertulis didalam 1 Korintus 13:13 “Demikianlah tinggal ketiga hal ini,yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih.”

Bagi seluruh hamba-hamba Tuhan, saya anggap semuanya cukup dewasa. Akan tetapi jangan puas sampai disitu melainkan masih perlu ditingkatkan lagi. Hubungan saudara dengan Tuhan harus diikat dengan iman, harapan dan kasih. Mengenai hal seperti itu, harus ditingkatkan lagi sebab di dunia ini, banyak tantangan dan rintangan yang akan saudara hadapi.

1. KESUKARAN EKONOMI

Matius 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Ekonomi dunia dapat bertambah kacau. Tetapi anak-anak Tuhan harus mempunyai pedoman tersendiri, yaitu tetap hidup dalam iman, pengharapan dan kasih. Yesaya 55:1 menyatakan “Ayo, hai semua orang yang haus , marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang membeli dan makanlah juga anggur dan susu tanpa bayaran!

Dengan iman, harap dan kasih, anak-anak Tuhan harus membuktikan kepada dunia bahwa orang percaya senantiasa diberkati dan tidak kuatir akan perubahan ekonomi. Anak Tuhan akan menghadapinya – tidak akan lari dari kenyataan.

Secara fisik kita menjadi lemah, tetapi Roh harus semakin kuat karena persekutuan dengan Tuhan. Semakin tua semakin semangat untuk melayani Tuhan, tidak kendur (Roma 12:11).

2. MEMBERI yang BAIK = MENABUR

Timotius 2:6 “Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.”

Seorang petani akan menabur benih yang baik supaya yang dihasilkannya juga tuaian yang baik. Setiap hari kita menabur hal kebaikan untuk pekerjaan dan kemuliaan Tuhan, barulah akan banyak tuaian terjadi dan kita akan rasakan bersama-sama. Iman, harap dan kasih harus juga terkandung dalam cara menabur kita! Betul-betul untuk kemuliaan nama Tuhan saja.

Menabur sedikit akan menuai sedikit, menabur banyak akan menuai banyak; tapi bagi yang tidak pernah menabur, juga tidak akan memperoleh apa-apa. Janganlah berharap terlalu besar kalau menabur hanya sedikit. Baca Markus 4:26-29. Taburan rohani sama sepeti benih kebijakan moral yang baik, hidup yang sopan, maka kita akan menuai hal yang sama juga. Menabur itu menyebabkan kita semakin mengerti kasih. Menabur pasti akan diberkati Tuhan. Kejadian 26:12 “Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat, sebab ia diberkati Tuhan.”

Perhatikan: Jangan pernah berhenti untuk menabur, dari muda sampai tua pun teruslah untuk menabur bagi pekerjaan dan pelayanan Tuhan.

3. Fellowship dengan TUHAN

1 Korintus 15:58 “Karena itu saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” Jangan Cuma hal jasmani saja kita tingkatkan, jangan sampai kita “terlalu sibuk” dengan pelayanan ini dan itu; sedangkan fellowship dengan Tuhan dilupakan! Bangunlah fellowship bersama Tuhan dalam iman, harap dan kasih. Tingkatkan terus di FA, rumah dan gereja. Iman saja tidak cukup. Harus diperlengkapi dengan pengharapan dan mesti ada muatan kasihnya. Makin lama saudara mengikuti Tuhan, seharusnya lebih mengalami suasana damai sejahtera. Kalau ada sesuatu yang tidak sesuai dengan Firman Allah, maka cobalah periksa dirimu.

Tuhan Yesus memberkati kita semua…

Pdt. Ir. Joko Susanto, MA., M.Th

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: