Aslan Semakin Besar

Senin, 29 Desember 2008

Bacaan : Efesus 4:13-15

4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

 

4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

 

4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

 

Aslan Semakin Besar

aslan2

Dalam novel Prince Caspian karya C.S. Lewis, Lucy menjadi orang pertama yang mengenali kehadiran Aslan. Lucy pernah bertemu penguasa Narnia itu dalam petualangan yang terdahulu, tetapi kali ini sosok sang Singa tampak lebih besar.

“Itu karena engkau bertambah usia, si kecilku sayang,” sang Singa menjawab keheranan Lusi.

“Bukan karena engkau yang bertambah besar?”

“Bukan. Namun, semakin besar engkau bertumbuh, akan kaudapati diriku juga bertambah besar.”

Melalui adegan kecil itu, Lewis menggambarkan dinamika pengenalan kita akan Allah. Misteri Allah yang tidak terbatas itu abadi dan tidak berubah. Sebaliknya, pengenalan kita akan Allah bukanlah sesuatu yang final, melainkan masih terus berkembang. Allah akan menyingkapkan kemuliaan-Nya kepada kita secara bertahap, seiring bertambahnya kapasitas pertumbuhan rohani kita. Seperti Lucy melihat Aslan, kita pun akan melihat Tuhan “bertambah besar.”

Tujuan pertumbuhan kita adalah “menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya” (Roma 8:29). Saat menyongsong tahun baru, kita dapat meluangkan waktu untuk mengevaluasi pertumbuhan rohani. Apakah Kristus “semakin besar” di dalam hidup kita? Apakah kita semakin penuh kasih, sabar, rendah hati, lemah lembut, dan mudah mengampuni-seperti Tuhan kita? Mari bulatkan hati untuk semakin bertumbuh pada tahun yang akan datang. Andalkan anugerah dan pertolongan Tuhan untuk mengubah perkara-perkara yang perlu diubah -ARS

Iklan