ORANG ARAB PUN MENDENGARNYA

Senin, 27 Agustus 2012

Bacaan : Kisah Para Rasul 2:1-13

2:1. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

 

2:5. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.

2:6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.

2:7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: “Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?

2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:

2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,

2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,

2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.”

2:12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya ini?”

2:13 Tetapi orang lain menyindir: “Mereka sedang mabuk oleh anggur manis.”

 

ORANG ARAB PUN MENDENGARNYA

Orang Yahudi perantauan, penganut Yahudi (bukan bangsa Yahudi), orang Kreta dan juga orang Arab; merekalah yang mengucapkan kata-kata dalam ayat pilihan ini. Ya, orang Arab juga turut mendengar perbuatan-perbuatan Allah! Kisah Yesus hangat diperbincangkan di Yerusalem saat mereka tengah di sana. Kisah yang menakjubkan sekaligus menghebohkan. Yesus mati disalib belum berselang lama.

Kini mereka mendengar lanjutan kisah itu. Yesus sudah bangkit. Murid-murid berkata bahwa mereka telah menerima Roh Kudus yang memberi mereka kesanggupan berbicara seperti itu. Publik seketika melihat perbedaan besar. Tak tersirat sedikit pun ketakutan atau keraguan pada murid-murid itu. Petrus si penyangkal. Juga Yohanes yang kabur terbirit-birit sewaktu Yesus ditangkap. Kini mereka, bersama murid-murid Yesus lainnya berbicara dalam bahasa yang dimengerti semua orang yang hadir. Orang Kreta mendengar kesaksian murid-murid itu dalam bahasa mereka. Orang Arab juga mendengarnya dalam bahasa Arab hingga mereka mengerti kisah Yesus itu secara jelas. Kira-kira tiga ribu orang memercayai kebenaran kisah itu sesudahnya (ayat 41).

Hari ini, berita yang sama masih perlu diperdengarkan dengan jelas. Yesus telah menyediakan jalan keselamatan agar manusia yang berdosa dapat kembali hidup memuliakan Allah. Adakah kendala bahasa yang menghalangi kita menyampaikannya? Mohon Roh Kudus menolong kita. Sebagian orang berkomunikasi dengan bahasa formal, akademis, sebagian lagi bahasa gaul. Bahasa daerah beserta dialeknya banyak juga. Dengan cara apa selama ini kita mempercakapkan perbuatan-perbuatan Allah? –MUN

BICARAKANLAH PERBUATAN-PERBUATAN ALLAH DALAM BAHASA

YANG DIMENGERTI TEMAN BICARA. ALLAH SUNGGUH MENGINGINKANNYA!

Dikutip : www.sabda.org

Iklan

TAK PERNAH GAGAL

Sabtu, 11 Agustus 2012

Bacaan : Matius 1:1-17

1:1. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.

1:2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,

1:3 Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,

1:4 Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,

1:5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,

1:6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

1:7 Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa,

1:8 Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,

1:9 Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,

1:10 Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,

1:11 Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.

1:12 Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,

1:13 Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,

1:14 Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,

1:15 Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,

1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

1:17 Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

 

TAK PERNAH GAGAL

Matius 1 adalah pasal yang menggetarkan hati, terutama jika Anda keturunan Yahudi. Betapa tidak, pasal ini menunjukkan penggenapan janji Tuhan kepada nenek moyang mereka. Kristus, Sang Mesias telah datang! Padahal, bangsa Yahudi telah sekian lama tercerai-berai di tanah pembuangan akibat dosa mereka sendiri. Silsilah ini memastikan bahwa rencana Tuhan tidak gagal karena kelemahan manusia. Tuhan sendiri yang memelihara garis keturunan Abraham dan Daud, hingga Mesias lahir sesuai yang dijanjikan-Nya. Betapa hebatnya Tuhan!

Silsilah ini juga menunjukkan hikmat dan kesabaran Tuhan yang tak terselami. Periksalah daftar nama-namanya dalam Perjanjian lama. Abraham, Ishak, Yakub, sama-sama pernah menipu. Yehuda tidur dengan menantunya, Tamar. Rahab adalah seorang pelacur. Rut adalah perempuan Moab. Daud berzinah dan melakukan pembunuhan berencana. Salomo cinta kekayaan dan punya banyak isteri. Rehabeam tak mendengar nasihat para tua-tua. Abia hidup dalam dosa ayahnya. Asa sakit hati pada Tuhan hingga ajal menjemput. Yosafat bekerjasama dengan orang jahat. Yoram sakit usus dan mati dengan tidak dicintai orang. Kita bisa meneruskan daftarnya dan sampai pada kesimpulan yang sama. Manusia jatuh bangun dalam dosa, tetapi itu tak mengubah atau menggagalkan rencana Tuhan: Mesias harus datang untuk menyediakan jalan keselamatan, supaya mereka yang percaya kepada-Nya dapat menyatakan kemuliaan Tuhan hingga ke ujung-ujung bumi, dan menyembah Tuhan selamanya.

Jika Anda mulai meragukan Tuhan, biarlah silsilah ini mengingatkan Anda kembali: Manusia bisa mengecewakan, tetapi Tuhan kita tak pernah gagal, tak pernah lalai menepati janji-Nya. –ELS

TUHAN SEMESTA ALAM TELAH MERANCANG,

SIAPAKAH YANG DAPAT MENGGAGALKANNYA? -YESAYA 14:27

Dikutip : www.sabda.org