KIRENIUS

Kamis, 20 Desember 2012

Bacaan: Lukas 2:1-7

2:1. Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.

2:2 Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.

2:3 Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.

2:4 Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, –karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud–

2:5 supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung.

2:6 Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,

2:7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

KIRENIUS

Kenalkah Anda dengan nama Mr. Syafruddin Prawiranegara dan Mr. Asaat?Para sejarawan berdebat tentang masuk tidaknya mereka dalam daftar presiden RI. Ada yang menyebut mereka sebagai para presiden yang terlupakan, ada pula yang berpendapat pemimpin dalam situasi darurat tidak sama dengan presiden. Bagaimanapun kesimpulan orang, faktanya kedua nama ini nyata dan berperan dalam sejarah.

Kirenius. Sebutan Yunani untuk Quirinius. Sosok ini juga menjadi perdebatan karena Lukas mengaitkannya dengan sensus menjelang kelahiran Yesus (ayat 2). Menurut dokumen resmi, ia memimpin Siria sesudah Herodes mati, sementara Yesus lahir saat Herodes masih hidup (lihat Matius 2). Tetapi, menurut sejumlah sejarawan, sebelum menjabat gubernur, Quirinius sudah membawahi Siria sebagai tokoh militer kepercayaan Kaisar, dan menjalankan sensus di sana untuk kepentingan pajak. Pastinya, Yusuf tak mungkin menempuh perjalanan jauh saat istrinya hamil tua, jika tidak ada sesuatu yang mendesaknya. Bahkan melalui kebijakan pemerintah yang tak bisa dihindari Yusuf, kita melihat campur tangan Sang Pencipta sejarah yang memungkinkan Yesus lahir di Betlehem sesuai nubuat para nabi.

Dunia ini tidak berjalan tanpa arah. Manusia diberi kehendak bebas di sepanjang perjalanan, tetapi rancangan Allah akan digenapi pada waktu-Nya. Allah menjanjikan Juru Selamat melalui keturunan Daud, dan telah menggenapinya. Dia juga menjanjikan keselamatan bagi yang percaya dan penghakiman bagi mereka yang mengabaikan-Nya. Bagaimana kita akan meresponi tangan Allah yang bekerja di balik setiap peristiwa hidup ini? –LIT

DI ATAS HIKMAT DAN KEHENDAK MANUSIA

 ADA HIKMAT DAN RENCANA AGUNG ALLAH.

Dikutip : www.sabda.org

Iklan

MENULIS DAN MEMBERITAKAN

Jumat, 7 Oktober 2011

Bacaan : Lukas 1:1-4 

1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,

1:2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.

1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,

1:4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

MENULIS DAN MEMBERITAKAN

Setiap membuka situs jejaring sosial, kita selalu diperhadapkan pada sebuah kolom di mana kita bisa menulis pesan pendek atau apa saja yang terlintas di benak kita. Beberapa orang menggunakan fasilitas ini dengan bertanggung jawab, tetapi banyak juga yang tidak. Kata-kata yang tidak menyenangkan, kata-kata yang menyerang, kata-kata kotor dan melecehkan, bahkan kata-kata yang melukai orang lain, dengan begitu mudah dapat ditulis dan dipublikasikan segera melalui akun jaringan sosial yang dimiliki. Saking mudahnya menulis, si pelontar tulisan bisa ceroboh tidak memedulikan pengaruhnya bagi orang yang membaca tulisan itu.

Sangat berbeda dengan penulis injil Lukas. Ia sangat peduli bagaimana pemberitaan tentang kehidupan Yesus dapat memengaruhi mereka yang mendengarnya. Injil Lukas ini ditujukan kepada Teofilus, juga kepada kita. Lukas dengan sengaja menyelidiki segala peristiwa dengan saksama dari mulanya, untuk memastikan bahwa semua yang diberitakan adalah kebenaran semata. Lukas juga berusaha membukukannya dengan teratur mungkin agar tidak menimbulkan kebingungan atau pemahaman keliru saat orang membacanya. Buku yang baik akan sangat membantu meluruskan banyak hal.

Hari ini, kita diajak meneladani penulis Injil Lukas dalam menulis dan memublikasikan sebuah tulisan; baik itu tulisan yang sangat pendek atau tulisan yang panjang. Ingatlah bahwa setiap tulisan yang kita publikasikan, pasti akan memengaruhi orang lain. Marilah kita memastikan kebenaran berita yang akan kita sampaikan dan memilih cara penyampaian yang tepat; agar siapa pun yang membaca, dikuatkan iman dan pengenalannya kepada Kristus –SL

KATA-KATA BAIK YANG DITULIS DENGAN CARA BAIK

MENGHASILKAN PENGENALAN KEPADA SANG MAHABAIK

Dikutip : www.sabda.org