Doa Puasa Raya Hari Ke-40 Sabtu, 3 September 2011

revelation, dan kepandaian. Jangan ekstrim pada salah satu saja.

Mana yang kita kejar terlebih dahulu? Bersamaan, karena sejak Roh Allah

ada dalam diri kita, jangan dibiarkan saja, Roh Allah sangat gentle, tidak

memaksa. Pada waktu dunia ini kacau, karena kerjaan Lucifer, Roh Allah tinggal

di permukaan air. Waktu Roh Allah ada di bumi, semuanya rusak, gambaran

manusia yang rusak, tapi bersyukur, kemurahan Allah ada di permukaan

air, maka terjadi revelation, hikmat,kalo bumi ini terang bagus, maka Tuhan

berkata jadialah terang,kemudian Tuhan menjadikan segala sesuatunya, Roh

Allah dan hikmat Tuhan ini berjalan bersama sama. Kita semua ini gelap rusak

karena dosa, sejak ada Roh Kudus, mulailah ada hikmat. Sejak Roh Kudus

ada dalam diri saudara, yang dulu gelap menjadi terang. Segala sesuatunya

menjadi teratur. Itu kemurahan kalo ada Roh Kudus dalam diri kita. Semua

dipulihkan Tuhan, karena semua percaya Yesus Kristus.

Kata yang sangat populer adalah “selamat”. Tidak ada yang selamat kalau

tidak terima Tuhan Yesus.

Mazmur 73:22 aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekatMu. Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. Dengan

nasihat-Mu engkau menuntun aku, dan kemudian engkau mengangkat aku ke

dalam kemuliaan.

Daud ini diantara saudara-saudara nya dia simple, pengetahuan tidak terlalu

baik. Dia dibiarkan mengawasi domba-domab saja, tidak seperti kakak nya.

Kumpulannya dengan domba, seperti hewan, tapi untungnya dia dekat dengan

Tuhan, dan itu permulaan yang baik. Daud diangkat menjadi raja, karena ada

wisdom. Dia tidak tinggal diam,dia menerima wahyu Tuhan.Wisdom dari

Tuhan. Berjalan dengan hikmat Tuhan.

Belajar termasuk character building. Belajar itu penting, dengan belajar

dapat membedakan yang baik dan yang jahat.

1 Korintus 2: 6 – 9 Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di

kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini,

dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa

yang akan ditiadakan. Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang

tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah

bagi kemuliaan kita. Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya,

sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan

yang mulia. Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh

mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul

di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang

mengasihi Dia.”Gereja Bethany Indonesia |94|

Ini Wahyu. Wahyu tidak dapat disebut wisdom tanpa pengetahuan.

Hamba Tuhan yang hanya mengandalan pengetahuan Tuhan, tidak diberkati,

tapi jika mengandalkan revelation kemudian confirm, maka diberkati.

Terkadang kita rohani, kadang kita tersinggung. Waktu saya tersinggung, apa

roh kudus ada dalam diri saya? Tidak.

Orang yang biasanya penuh Roh Kudus, kalau dia tersinggung, jadi jelek.

Maka tidak dapat dipertanggungjawabkan, apakah revelation itu dari dia

sendiri. Karena posisinya tidak benar. Kalau ada nubuat, mesti diconfirm dulu

oleh teologia. Kembali ke posisi rohani kembali, perlu waktu pemulihan.

Selama ini seorang Kristen yang pandai saja, dia punya teologia, punya

program dan research, dia mempunyai program character building bagus. Itu

modal orang kristen pandai. Apa cukup? Tidak. Modal orang yang roh saja,

wahyu, visi, dipimpin Roh Kudus, punya iman dan nubuatan. Dua hal ini

digabung.

1 Korintus 2:10 Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh

Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi

dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang

terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam

dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam

diri Allah selain Roh Allah.

Sebenarnya saudara mengerti seluruh kehendak Allah. Karena Roh Kudus

pada diri saudara. Memiliki pikiran Kristus itu wisdom. Dia yang berhasil

1 Korintus 2:14 – 16 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang

berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan

ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai

oleh orang lain. Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga

ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

Pikiran Kristus itu membawa pada sukses, damai sejahtera, dan

bahagia.

TUHAN YeSUS MEMBeRKATI

Iklan

Doa Puasa Raya Hari Ke-34 Minggu, 28 Agustus 2011

Mahkota kemuliaan (Crown of glory). 1 Petrus 5:4. Orang yang

memperhatikan jiwa-jiwa.

Mahkota sukacita/mahkota pemenang jiwa (1 Tesalonika 2:19)

Mahkota bagi si pembawa jiwa.

Dan untuk mahkota sukacita ini Allah sendiri yang akan memberikan

penghargaan.

Untuk dapatkan mahkota harus ada perjuangan.

Wahyu 3: 11

Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak

seorangpun mengambil mahkotamu.”Gereja Bethany Indonesia |82|

MENGATASI KEMANDULAN ROHANI

Yesaya 54:1-17

Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat

kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu

dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan

mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat

bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.

Ada 5 tuntunan Tuhan untuk mengatasi kemandulan:

1. ayat 2 :enlarge (Lapangkan)

Adalah agar kita tidak puas dengan berpikiran kecil.

Pikirkan yang besar, punyai visi yang besar/mimpi yang besar.

– Small vision small result

– Big vision big result

Jangan puas dengan visi kecil, jika kita tidak memperluas visi maka Tuhan

hanya akan memberi visi yang kita inginkan.

2. Stretch ( bentangkan)

Tuhan ijinkan kita mengalami ketegangan-ketegangan untuk mencapai

sasaran

Contoh : Yesus alami keadaan yang buruk untuk proses penebusan dengan

tujuan Kemuliaan. Jangan senang berada di zona nyaman.

3. Lengthen (panjangkanlah)

Roma 8:5 “Sebab mereka hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang

dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari

Roh.”

Punyailah pikiran yang luas.

Memikirkan pikiran-pikiran Kristus (Kolose 3:2, 1 Korintus 2:16)

4. Strengthen (pancangkanlah)

Sukses harus diikuti dengan commitment yang mendalam pada Tuhan,

pada keluarga, pada gereja lokal ( Yohanes 4:34). Tuhan ingin supaya kita

pancangkan patok-patok commitment, karakterdan integritas.

5. Sing ( nyanyikan pujian)

Terus menyanyi jangan mengeluh, tetap nantikan Yesus. Sambil menunggu

hasil kemandulan dilenyapkan pujilah Tuhan, dan Tuhan akan mengubah

yang buruk menjadi yang baik. Tunggu waktu Tuhan, semuanya akan menjadi

baik.

Yesaya 54 : 10

Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi

kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku

tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.